E Retribusi Akan Diterapkan Di Seluruh Pasar Tradisional Solo

News

E Retribusi Akan Diterapkan Di Seluruh Pasar Tradisional Solo

E Retribusi Akan Diterapkan Di Seluruh Pasar Tradisional Solo

7uplagi.com – E Retribusi Akan Diterapkan Di Seluruh Pasar Tradisional Solo

E Retribusi Akan Diterapkan Di Seluruh Pasar Tradisional Solo

Tahun 2020 yang akan datang, semua pasar tradisionil yang berada di Kota Solo telah mengaplikasikan skema pembayaran retribusi elektronik (e-retribusi). Dari 44 pasar tradisionil yang ada saat ini baru 14 salah satunya yang telah mengaplikasikan e-retribusi.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Surakarta Subagiyo mengatakan, 14 pasar tradisionil yang telah mengaplikasikan e-retribusi tersebut diantaranya, Pasar Klewer, Pasar Gede, Pasar Burung Depok, Pasar Singosaren, Pasar Harjodaksino, Pasar Gading, Pasar Tanggul, Pasar Sangkrah, Pasar Jongke, Pasar Gilingan, Pasar Ayu dan yang lain.

“Aplikasi e-retribusi ini maksudnya untuk mendesak praktek pungutan liar. Ini pula langkah kita dalam rencana mempersiapkan pasar tradisionil melawan pasar global,” tutur Subagiyo, Senin (19/11).

Untuk menyukseskan program e-retribusi tersebut, lanjut ia, Pemkot Solo menggandeng pihak perbankan. Mereka nantinya yang akan menuturkan pada pedagang mengenai pembayaran nontunai.

“Kita menggandeng Bank Jateng, BNI dan BTN. Sebab ini pilot proyek (percontohan) kita incar pasar tradisionil yang lininya menengah ke atas untuk aplikasi e-retribusi. Targetnya 2020 semua (pasar tradisionil) telah mengaplikasikan e-retribusi,” pungkasnya.

Selanjutnya Subagiyo mengemukakan, banyak keuntungan yang didapatkan dengan aplikasi e-retribusi. Tingkat keyakinan masyarakat pada petugas tinggi sekali karena tidak adanya praktek pungutan liar.
Dia memandang, skema in ikut efektif sdm (SDM), material dan waktu.

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengemukakan, dengan menggunakan skema e-retribusi jadi penghasilan retribusi pasar tradisionil dengan automatis masuk ke rekening bank kas daerah Pemkot Surakarta. Hingga kekuatan terjadinya praktek pungutan liar begitu kecil.

Komentar
To Top