Bisnis

Kemenkeu Tela Merapel Kenaikan Gaji ASN Pertengahan April

Kemenkeu Tela Merapel Kenaikan Gaji ASN Pertengahan April
Kemenkeu Tela Merapel Kenaikan Gaji ASN Pertengahan April

7uplagi.com – Kementerian Keuangan pastikan sudah lakukan rapel pembayaran kenaikan upah inti Perangkat Sipil Negara atau ASN sampai pertengahan April ini. Kenaikan upah ASN, baik untuk PNS, TNI, ataupun Polri, yang dibayarkan mulai Januari 2019 itu sampai 97 %.

Direktur Jenderal Biaya Kementerian Keuangan, Askolani menjelaskan, kekurangan bekas pembayaran yang tinggal tiga % itu datang dari kementerian atau instansi (K/L) di beberapa daerah.

Menurut dia, unit kerja (satker) K/L di beberapa daerah itu susah dapat dijangkau.

“Seputar 97 %, dikerjakan pembayaran rapel kenaikan upah inti perangkat negara. Cuma tersisa dikit, tiga %, oleh sebab satker K/L di beberapa daerah susah dapat dijangkau,” tuturnya, waktu dihubungi, Selasa 16 April 2019.

Walau demikian, Askolani pastikan, bekas pembayaran itu dapat diselesaikan pada bulan ini. Karena itu, Direktorat Jenderal Daftar Kementerian Keuangan selalu berusaha berkomunikasi dengan satker K/L di beberapa daerah bekas itu, untuk selekasnya ajukan surat perintah pembayaran (SPM) rapelan.

“Ditjen Daftar selalu komunikasikan ke satker yang dikit tersisa itu, untuk selekasnya usulkan ke Ditjen Daftar, agar dapat dituntaskan 100 % dalam tempo dekat ini,” ungkap ia.

Selain itu, untuk pembayaran kenaikan pensiun inti yang dikerjakan rapel dari mulai Januari 2019 sampai sekarang ini, dipastikannya telah dibayarkan 100 % buat semua pensiunan ASN.

“Jika untuk pensiunan, rapel kenaikan pensiunnya telah dibayar 100 %,” tegas ia.

Menjadi info, landasan hukum kenaikan upah PNS itu ditata dalam Ketentuan Pemerintah (PP) Nomer 15 Tahun 2019 mengenai Pergantian Ke-8 Belas Atas Ketentuan Pemerintah Nomer 7 Tahun 1977 mengenai Ketentuan Upah Pegawai Negeri Sipil.

Untuk membayarkan rapel kenaikan upah itu dari mulai Januari 2019, Kementerian Keuangan sudah mempersiapkan biaya sebesar Rp2,66 triliun.

Comments
To Top