KPK Sebut Rommy Mempermasalahkan Penyadapan Sampai Pasal Penyuapan

Nasional

KPK Sebut Rommy Mempermasalahkan Penyadapan Sampai Pasal Penyuapan

KPK Sebut Rommy Mempermasalahkan Penyadapan Sampai Pasal Penyuapan
KPK Sebut Rommy Mempermasalahkan Penyadapan Sampai Pasal Penyuapan

7uplagi.com – Jubir Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah menjelaskan, pihaknya sudah terima surat dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan berkaitan sidang praperadilan yang diajukam bekas Ketua Umum PPP M. Romahurmuziy alias Rommy.

Febri menjelaskan, dalam surat itu, gagasannya sidang perdana diadakan pada Senin, 22 April 2019.

“Sekarang ini, KPK tengah baca permintaan praperadilan yang diserahkan terduga RMY,” kara Febri di kantornya, Jakarta, Jumat, 12 April 2019.

Febri memberikan, pada prinsipnya, KPK lihat tidak ada perihal baru pada permintaan praperadilan itu. Bahkan juga, beberapa salah satunya malah tunjukkan pihak Rommy tidak mengerti dengan pasal-pasal tindak pidana korupsi terkait kerugian keuangan negara.

Febri pun mengaku satu diantara poin yang dipersoalkan Rommy yaitu tas kertas berisi uang.

“Ia pun mempermasalahkan penyadapan KPK, terduga RMY memandang masalah suap tidak dapat dipakai sebab tidak ada kerugian negara,” kata Febri.

Masih juga dalam permohanan, lanjut Febri, Rommy mempersoalkan penentuan terduga pada dirinya tidak didahului penyelidikan.

Didapati, Rommy diputuskan terduga sesudah operasi tangkap tangan sekian waktu lalu bersama Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi serta Kepala Kantor Lokasi Kemenag Propinsi Jawa timur Haris Hasanuddin. Perkaranya terkait dengan dugaan suap jual beli jabatan.

18 Comments
To Top