Nadia Saphira Rindu Kembali Bermain Film

Hiburan

Nadia Saphira Rindu Kembali Bermain Film

Nadia Saphira masih selalu dikenal dan dipanggil Milly, salah satu tokoh dalam sinetron Ada Apa dengan Cinta.  Bahkan saat ia hadir di pengadilan atau menjalankan profesi yang sudah digelutinya sejak tahun 2013 sebagai pengacara. Gadis 29 tahun ini hanya mengulum senyum saat ditanya tentang kerinduannya berakting.

“Jujur aku pingin lagi berakting. Tetapi jam keraja dengan profesi sekarang enggak mungkin memenuhi hal itu. Aku rindu akting tapi enggak lagi punya waktu untuk melakukan hal ini,” kata wanita yang biasa disapa Nadia ditemui pekan lalu di kantornya di Gedung WTC, kawasan Sudirman, Jakarta Pusat.

Nadia menuturkan dalam menjalani profesinya sekarang banyak orang masih mengenali dirinya sebagai Milly. “Aku sih senang-senang saja, karena hal itu sudah berlalu sepuluh tahun lalu sinetron itu, eh orang masih nyangkut kenal baik dengan sosok Milly,” ujar Nadia.

Gadis berambut panjang ini menuturkan, ada dampak positif dari orang mengenal sosok Milly. “Artinya memorable, orang masih ingat aku.”

Padahal kalau ingat zaman dulu berakting bikin lelah, soal hasilnya sih oke-oke saja,” kata dia.

Sejauh ini memang banyak yang menawari untuk kembali berakting. “Tapi kan aku punya persyaratan ketat, jadi mereka berpikir dua kali dengan persayaratan aku cuma bisa punya waktu sedikit, sebab semua waktu tersita untuk bekerja.”

Nah si Milly, eh Nadia ini mengatakan dirinya sangat merindukan berakting. “Aku sampai bilang ya seperti makanan, segala sesuatu kalau kebanyakan jadi enek, kalau sekali jadi kangen. Nah, mau aku kalau aku berakting ya sekedar kangen sekilas saja. Enggak bisa lagi seperti dulu, karena situasi dan profesiku sudah berbeda,” kata Nadia yang kini bekerja di Lucas S.H and Partner yang berkantor di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat.

Sebelumnya tahun 2013 sampai 2015, Nadia pertama kali bekerja sebagai pengacara di kantor OC. Kaligis. Nadia pernah menjadi pengacara untuk kasus Jakarta Internasional School (JIS)

To Top