Pelaku Akan Dijerat Hukuman Lebih Berat Lantaran Aniaya Penyidik KPK

Nasional

Pelaku Akan Dijerat Hukuman Lebih Berat Lantaran Aniaya Penyidik KPK

Pelaku Akan Dijerat Hukuman Lebih Berat Lantaran Aniaya Penyidik KPK

7uplagi.com – Pelaku Akan Dijerat Hukuman Lebih Berat Lantaran Aniaya Penyidik KPK

Pelaku Akan Dijerat Hukuman Lebih Berat Lantaran Aniaya Penyidik KPK

Polisi masih tetap selalu menyidik masalah dugaan penganiayaan serta pengeroyokan pada dua penyidik KPK waktu bekerja di Hotel Borobudur, Jakarta, sekian waktu lalu. Untuk mengungkap masalah ini, Polda Metro Jaya sudah membuat team spesial.

“Penyidik telah mengecek beberapa saksi. Jika ada beberapa langkah konkret Polda Metro membuat team yang akan konsentrasi mengatasi masalah penganiayaan,” kata Kepala Biro Penerangan Penduduk Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 12 Februari 2019.

Menurut Dedi, dalam masalah ini tiap-tiap aparat penegak hukum mesti dilindungi waktu menjalankan pekerjaan. Karena itu, dia minta pada masyarakat negara tidak menghambat aparat penegak hukum menjalankan pekerjaan, apalagi lakukan penyerangan.

Bila masyarakat negara yang menghambat serta lakukan penyerangan pada aparat penegak hukum yang tengah kerja, kata Dedi, jadi aktor akan dikasih sangsi lebih berat.

“Begitu jelas semakin lebih berat di banding beberapa aktor itu lakukan tindakan menantang hukum pada masyarakat negara lainnya. Ditambah 2/3 sanksinya,” tuturnya.

Awal mulanya, KPK memberikan laporan dugaan penganiayaan yang dihadapi dua pegawainya yang tengah bekerja pada Polda Metro Jaya, Minggu tempo hari, 3 Februari 2019.

Juru Bicara bicara KPK, Febri Diansyah mengungkapkan, momen penganiayaan itu berlangsung di Hotel Borobudur Jakarta, Minggu pagi hari. Waktu itu, dua petugas KPK tengah mengecek laporan penduduk tentang terdapatnya tanda-tanda korupsi. Walau sudah tunjukkan jati diri KPK, kedua pegawai instansi antikorupsi itu masih dipukuli.

“Dua pegawai KPK yang bekerja itu mendapatkan aksi yang tidak patut serta dianiaya sampai mengakibatkan rusaknya di bagian badan. Walau sudah dipertunjukkan jati diri KPK, pemukulan masih dikerjakan pada pegawai KPK,” kata Febri.

Penganiayaan itu mengakibatkan pegawai KPK alami retak pada hidung serta luka sobekan di wajah. Untuk pastikan keadaan serta kesehatan pegawai, KPK sudah membawa mereka ke rumah sakit untuk dikerjakan visum.

To Top