Bisnis

Pendiri Alibaba Akan Membangun Sekolah Entrepreneur Berbasis Teknologi di Indonesia

Pendiri Alibaba Akan Membangun Sekolah Entrepreneur Berbasis Teknologi di Indonesia

7uplagi.com – Pendiri Alibaba Akan Membangun Sekolah Entrepreneur Berbasis Teknologi di Indonesia

Pendiri Alibaba Akan Membangun Sekolah Entrepreneur Berbasis Teknologi di Indonesia

Perusahaan raksasa e-commerce asal China, Alibaba ingin membuat sekolah di Indonesia. Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto menuturkan, perusahaan multinasional itu ingin membuat sekolah entrepreneur berbasiskan teknologi di Indonesia atau Jack Ma Institute of Entrepreneurs.

“Pastinya mereka telah miliki model sendiri serta diharapkan menjadi prototype untuk membuat SDM kita lebih berkualitas,” kata Airlangga lewat info resminya di terima di Jakarta, Senin (15/10).

Menperin Airlangga mengemukakan hal tersebut selesai mengikuti pertemuan antara Komite Pengarah Pelaksanaan Peta Jalan Sistem E-dagang dengan pendiri Alibaba Grup, Jack Ma di Nusa Dua, Bali.

Ia memandang langkah tersebut akan turut berperan dalam menumbuhkan wirausaha serta SDM trampil melalui peranan pendidikan sesuai dengan keperluan di masa ekonomi digital. Sekarang ini, Alibaba telah menerima sejumlah petinggi Indonesia yang ikut pelatihan berkaitan dengan perkembangan teknologi digital di China. Banyak peserta ini menyaksikan langsung fasilitas disana.

“Lalu, Pemerintah Indonesia akan mengadakan training lanjutannya,” tutur Menperin Airlangga.

Tentang materi yang akan diberikan dalam pelatihan di Jack Ma Institute of Entrepreneurs masih akan digodok bersama sampai kelak difinalkan oleh Jack Ma. Beberapa materi yang menjadi konsentrasi perhatian di antaranya berkaitan mengenai pengelolaan komputasi awan (cloud computing), teknologi keuangan (termasuk juga blockchain), serta infrastruktur internet.

“Sedangkan, pemerintah akan mempersiapkan regulasinya, seperti perihal fintech. Tapi untuk yang lainnya, Jack Ma datang sebagai advisor pemerintah. Diluar itu, kami juga mempersiapkan seandainya untuk mendorong sistem bantuan sosial lewat fintech,” katanya.

Menperin Airlangga menyatakan langkah kerjasama dalam membangun kualitas SDM serta aplikasi teknologi digital ini sesuai dengan implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0. “Di roadmap, kita akan tingkatkan perkembangan ekonomi sampai 1-2 % dan potensi penambahan sebesar USD 200 miliar di tahun 2030,” katanya.

Selain itu, Jack Ma menargetkan tiap-tiap tahun bisa mencetak seribu pemimpin teknologi di Indonesia dalam kurun waktu 10 tahun ke depan. “Kami akan memberikan banyak peluang bagi anak muda Indonesia untuk belajar, contohnya lewat kursus bagi 300 pengembang serta insinyur mengenai pengelolaan komputasi awan,” katanya.

Jack Ma mengimbuhkan penting bagi Indonesia untuk berinvestasi dalam menambah kompetensi SDM. Ia juga mengutamakan pentingnya mengasah keberanian anak muda untuk selalu bereksperimen.

“Sebab saat orang semakin bertambah, pikiran orang berubah, serta ketrampilan orang bertambah, jadi kita mesti bisa masuk periode digital,” katanya.

Comments
To Top