Seluruh Unit Jet Tempur AS Diistirahatkan Untuk Pengecekan Kelayakan

Dunia

Seluruh Unit Jet Tempur AS Diistirahatkan Untuk Pengecekan Kelayakan

Seluruh Unit Jet Tempur AS Diistirahatkan Untuk Pengecekan Kelayakan

7uplagi.com – Seluruh Unit Jet Tempur AS Diistirahatkan Untuk Pengecekan Kelayakan

Seluruh Unit Jet Tempur AS Diistirahatkan Untuk Pengecekan Kelayakan

Semua armada jet tempur F-35 dikandangkan untuk dikontrol sebab diduga tabung bahan bakar memiliki masalah. Keputusan militer Amerika Serikat (AS) ini muncul usai kecelakaan F-35B Korps Marinir di South Carolina bulan kemarin.

Perintah ini berlaku untuk semua jenis jet tempur siluman itu, termasuk juga F-35A Angkatan Udara serta F-35C Angkatan Laut. Mesin pesawat akan dikontrol untuk mendapatkan tabung yang rusak serta dilakukan pergantian bila diperlukan.

Pihak militer AS menjelaskan jika proses pengecekan diperkirakan akan menghabiskan waktu sampai 48 jam.

Keputusan itu muncul di dalam penyidikan kecelakaan jet tempur F-35B pada 28 September 2018 kemarin. Pesawat itu jatuh sehabis pesawat lepas landas dari suatu pangkalan udara di Beaufort.

“Tujuan utama menyusul kecelakaan yaitu mencegah insiden di hari esok,” kata Joe DellaVedova, jubir Kantor Program Bersama (JPO) Pentagon, yang mengawasi F-35, seperti diambil Fox News, Jumat (12/10/2018).

“Kami akan mengambil setiap langkah untuk memastikan operasi yang aman, sementara kami mengirimkan, mempertahankan dan memodernkan F-35 untuk pasukan tempur dan mitra pertahanan kami.”

Menurut pengakuan JPO Operator asing F-35, seperti Inggris atau Israel, ikut mengandangkan jet tempur mereka untuk diperiksa.

Kecelakaan di South Carolina merupakan yang pertama untuk pesawat generasi ke lima AS itu. Sayangnya, insiden itu berlangsung hanya satu hari sehabis F-35B sukses mengakhiri misi tempur di Afghanistan.

Untungnya, pilot pesawat yang mengalami kecelakaan terlontar dan mendarat dengan selamat.

Pesawat tempur siluman termahal produksi Lockheed Martin ini mengalami permasalahan selama bertahun-tahun. Dalam laporan JPO beberapa hari sebelumnya, tersingkap ada beberapa ratus kekurangan dalam pesawat F-35 yang memiliki potensi mengancam keselamatan pilot.

Pesawat ini dikenal dengan penggabungan antara kemampuan siluman (stealth) dengan aliran data sensor yang luas dan integrasi dengan sistem senjata yang lain. Program jet tempur ini diprediksikan mengonsumsi biaya lebih dari USD1,5 triliun.

To Top