Seperti Ini Peraturan Anyar Kemenhub Soal Batas Tarif Tiket Pesawat

Bisnis

Seperti Ini Peraturan Anyar Kemenhub Soal Batas Tarif Tiket Pesawat

Seperti Ini Peraturan Anyar Kemenhub Soal Batas Tarif Tiket Pesawat
Seperti Ini Peraturan Anyar Kemenhub Soal Batas Tarif Tiket Pesawat

7uplagi.com – Kementerian Perhubungan sudah melaunching dua ketentuan baru masalah tarif penerbangan yakni Ketentuan Menteri Perhubungan Nomer 20 Tahun 2019 serta Ketetapan Menteri Nomer 72 Tahun 2019. Ke-2 ketentuan ini di luncurkan untuk menjawab masalah mahalnya ticket pesawat sebagai aduan penduduk.

Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Hawa Kemenhub, Nur Isnin Istiantono menjelaskan, tata langkah serta formulasi ditata dalam PM 20 sedangkan besaran tarif per rute serta jenis pesawat ditata dalam Kepmen 72. Menurut dia, pergantian tarif batas bawah ticket pesawat berlangsung untuk beberapa rute.

“Batas atas sebagian besar masih, batas bawah ada pergantian beberapa,” kata Isnin di kantor Kemenhub, Jakarta, Jumat 29 Maret 2019.

Dalam batas-batas itu lanjut ia, ada ketetapan baru jika maskapai dalam memastikan tarif tiap-tiap rute mesti memperhitungkan empat perihal. Salah satunya, input pemakai layanan alias konsumen, segi perlindungan konsumen, perlindungan dari pertarungan tidak sehat serta keharusan lakukan publikasi dengan benar.

Di satu sisi, pemerintah menjadi regulator bekerja untuk mengatur serta mengamati. Selama ini, lanjut ia, tarif batas bawah masih tetap sama dengan ketentuan awal mulanya yakni 35 % dari tarif batas atas. “Rata-rata tarif batas bawah 35 % dari batas atas. Laku ini hari. Semua maskapai laku,” tutur ia.

Berdasar pada Ketetapan Menteri Nomer 72 Tahun 2019 mengenai Tarif Batas Atas Penumpang Service Kelas Ekonomi Angkutan Hawa Niaga Berjadwal Dalam Negeri, ditata dengan detil tarif pesawat berdasar pada jenis pesawat sampai per rute di penerbangan domestik. Sekurang-kurangnya ada tiga jenis pesawat yang ditata yakni pesawat propeller < 30 seat, pesawat propeller > 30 seat serta pesawat jet.

Seperti diambil, contohnya rute Jakarta-Padang untuk pesawat propeller > 30 seat, tarif batas sebesar Rp2.608.000 serta tarif batas bawah Rp913 ribu. Tarif pesawat untuk rute lain diputuskan berlainan.

1 Comment
To Top