Nasional

Ayah Siyono Tolak Bersaksi di Sidang Etik, Ini Reaksi Mabes Polri

[ad_1]

7uplagi.com – Sidang kode etik terkait kematian terduga teroris asal Klaten, Jawa Tengah, Siyono kembali digelar Divisi Profesi dan Pengamanan Polri (Propam) di Gedung Transnational Crime Center (TNCC), Rabu (20/04/2016). 

Namun, ayah Siyono, Marso yang turut dihadirkan, enggan memberikan kesaksiannya dengan alasan tidak didampingi pengacara.

Juru Bicara Humas Polri Kombes Rikwanto mengaku tidak mempemasalahkan sikap dari Marso yang enggan memberikan keterangan di depan majelis hakim.

“Terserah yang bersangkutan, apakah akan memberikan keterangan apa tidak dan dia mempertimbangkan apakah itu menguntungkan atau merugikan yang tahu hanya dirinya sendiri,” kata Rikwanto di Gedung Divisi Humas Mabes Polri.

Menurut Rikwanto, Majelis Hakim sidang etik memiliki pertimbangan tersendiri terkait tidak didampinginya para saksi oleh pengacara. 

Untuk itu, ia berharap orangtua almarhum Siyono bisa memberikan kesaksian tanpa mempermasalahkan adanya pengacara atau tidak. 

“Sudah dinyatakan untuk ditutup untuk umum dan tidak ada hambatan untuk saksi-saksi bersaksi di situ. Kami harapakan dia bisa sampaikan apa yang jadi kesaksiannya,” katanya.

Sebelumnya pada sidang perdana, Selasa kemarin, Marso juga menolak memberikan kesaksian. Padahal Propam Mabes Polri telah meminta keterangannya bersama saksi lainnya seperti Kapolres Klaten, dokter dari Polri dan tim Densus Antiteror 88. 

[ad_2]

Comments
To Top