Hiburan

Dianggap Lecehkan Profesi Satpam, Denny Cagur dan Parto Disomasi

Berita Artis Indonesia – Komedian Denny Cagur dan Parto Patrio disomasi karena diduga menghina dan melecehkan profesi satpam. Somasi tersebut dilayangkan oleh Badan Pengurus Daerah Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia atau BPD ABUJAPI DKI Jakarta.

Tak hanya mereka berdua, adegan mereka dalam tayangan Opera Van Java (OVJ) pada tanggal 17 Januari 2020 juga mendapatkan perlakuan yang sama. Pihak produksi, yakni eksekutif produser juga disomasi.

“Kita melihat ada suatu pelanggaran terhadap profesi satpam. Pelanggaran apa itu, ya berbentuk bisa dikatakan penghinaan, bisa dikatakan pencemaran nama baik atau merendahkan martabat,” kata Bonny Andalata Tarigan selaku Ketua Biro Advokasi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 22 Januari 2020.

Respons somasi kepada Denny dan Parto sedang ditunggu. Malah mereka juga akan melaporkan Denny dan Parto.

“Somasi kita kirimkan ke Produser Eksekutif dari acara Opera Van Java. Kemudian kita juga kirimkan pemeran terkait saudara Edi Supono atau Parto, kemudian Denny Cagur. Itu lho, poinnya. Jadi bahan tertawaan dan lelucon, tetapi kemudian orang melihatnya identik itu profesi satpam. Jadi itu yang kita permasalahkan,” ujarnya.

Dengan adanya somasi, pihak pelapor berharap Denny, Parto dan pihak produksi menyatakan permohonan maaf dan ada jalan tengah.

“Dengan begitu menurut kami, kita bisa nanti menemukan jalan tengah, apa-apa yang harus dilakukan. Mereka ini kan publik figur, jadi tentunya mereka juga merupakan seorang yang sangat baik untuk menyampaikan profesi satpam itu seperti apa,” ucapnya.

Ini Lawakan yang Bikin Denny Cagur dan Parto Dinilai Hina Profesi Satpam

Pelawak Edi Supono alias Parto, Denny Cagur, serta tim produksi Overa Van Java Trans 7 disomasi Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJPI).

Organisasi tersebut menilai mereka telah merendahkan profesi satuan pengamanan atau satpam. Dugaan pelecehan ada dalam tayangan OVJ episode 17 Januari 2020. Di episode tersebut, Bonny menyebut Parto dan Denny Cagur memakai atribut satpam.

“Gerakan-gerakan berjoget, gerakan menari jadi bahan tertawaan. Itu loh poinnya, jadi bahan tertawaan dan lelucon. Orang melihatnya identik itu profesi satpam. Jadi itu yang kita permasalahkan,” kata Ketua Biro Advokasi Satpam Indonesia, Bonny Andalanta Tarigan, Boony Andalanta Tarigan saat menggelar jumpa pers di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (22/1/2020).

Bonny menegaskan, dugaan penghinaan bukan dari ucapan Denny Cagur maupun Parto. Namun, gerakan-gerakan yang dilakukan mereka membuat profesi satpam seperti dilecehkan.

To Top