Olahraga

Gantung Raket, Ini Segudang Prestasi Tontowi Ahmad dari Juara Dunia hingga Emas Olimpiade

Jakarta – Tontowi Ahmad pensiun dari bulutangkis. Dia lama menjadi andalan Indonesia, berikut ini deretan yang pernah dipersembahkan.

Pengumumam Owi menggantung raket dilakukan melalui Instagram. Di akun @tontowiahmad_, pria 32 tahun itu berpamitan.

Owi sudah mengenal bulutangkis sejak umur 8 tahun. Pada 2005, dia bergabung dengan PB Djarum, Kudus.

Puncak karier Owi diraih sejak dipasangkan dengan Liliyana Natsir sejak 2010. Banyak gelar bergengsi pernah diraih oleh Owi bersama Butet.

Owi/Butet menjadi satu-satunya wakil Indonesia peraih medali emas Olimpiade 2016 di Brasil. Mereka menyabetnya di nomor ganda campuran bulutangkis.Sementara di Kejuararaan Dunia Bulutangkis, Owi/Butet meraih dua medali emas. Mereka menempati podium teratas pada 2013 dan 2017. Ada lagi, Owi/Butet memenangi Kejuaraan Bulutangkis Asia 2015.

Sementara di ajang BWF Super Series, Owi dan Butet bisa mempersembahkan 16 gelar juara. Owi/Butet menjadi ganda campuran Indonesia yang mengakhiri puasa gelar selama 33 tahun di ajang All England nomor tersebut pada 2012.

Owi/Butet menambah catatan emas itu dengan dua gelar di perhelatan dua tahun berikutnya, mencatatkan hat-trick All England. Deretan itu masih ditambah dengan 10 gelar juara BWF Grand Prix yang dicatatkan oleh Owi selama berpasangan dengan Butet.

Daftar Prestasi Tontowi Ahmad

– Emas Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2017
– Emas Ganda Campuran Bulutangkis Olimpiade 2016
– Emas Kejuaraan Bulutangkis Asia 2015
– Emas Kejuaraan Dunia Bulitangkis 2013
– Emas Ganda Campuran SEA Games 2011
– Emas Beregu Putra Bulutangkis SEA Games 2011
– 16 Gelar Juara BWF Series
– 10 Gelar Juara BWF Grand Prix

To Top