Nasional

Kasus Suap Bank Banten, 2 Anggota DPRD Jalani Sidang Perdana

[ad_1]

Dua tersangka kasus dugan suap pengesahan APBD Banten dalam pembentukan Bank Pembangunan Daerah Banten, Tri Satya Santosa (kanan) dan Sri Mulya Hartono (kedua kiri). Foto: Antara

7uplagi.com – Dua anggota DPRD Banten, Sri Mulya Hartono dan Tri Satrya Santosa alias Sony, menjalani sidang perdananya di Pengadilan Tipikor Serang sebagai terdakwa dugaan kasus suap pendirian Bank Banten.

“Pada sekitar bulan Oktober 2015 terdakwa (Sony, selaku Ketua Badan Anggaran) DPRD Provinsi Banten tahun 2015 memberitahukan kepada Ricky Tampinongkol, bahwa supaya pengesahan APBD tahun anggaran 2016 berjalan lancar dan tidak banyak anggota DPRD yang keberatan terkait penyertaan modal daerah kepada PT BGD, maka lazimnya ada pemberian uang kepada anggota DPRD. Atas penyampaian terdakwa tersebut, Ricky Tampinongkol menyetujuinya,” kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK, Iskandar Marwanto, saat membacakan dakwaan di ruang sidang Pengadilan Tipikor Serang, Selasa (19/04/2016).

Dalam dakwaannya, Iskandar Marwanto menguraikan proses operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK yang mengamankan enam amplop berisi masing-masing Rp 10 juta dan 1.000 USD dari mantan Direktur PT Banten Global Development (BGD), Ricky Tampinongkol, kepada terdakwa Sony.

Pemberian uang itu dimaksudkan agar proses pengesahan rencana anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD) Provinsi Banten tahun 2016 yang di dalamnya termuat usulan sisa penyertaan modal ke PT BGD senilai Rp 385,400 miliar dari jumlah kebutuhan Rp 950 miliar, dapat dicairkan dengan segera mungkin.

“Kedua terdakwa dijerat dengan pasal 1 huruf c undang-undang nomor 31 tahun 1999 jo. undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi,” tegasnya.

Seperti diketahui bahwa pada 01 Desember 2015 lalu, KPK melakukan OTT diwilayah Tangerang, Banten, dalam dugaan kasus suap izin pendirian Bank Banten. Hasilnya, sebesar USD 11 ribu dan Rp 60 juta ditemukan dalam tas SM Hartono dan Tri Satrya Santosa.

Sedangkan terdakwa Ricky Tampinongkol sudah terlebih dahulu menjalani persidangan untuk kasus yang sama.

[ad_2]

Comments
To Top