Indonesia Hebat

Kedubes Paraguay Kembali ke Tel Aviv

Kedubes Paraguay Kembali ke Tel Aviv

7uplagi.com – Kedubes Paraguay Kembali ke Tel Aviv

Kedubes Paraguay Kembali ke Tel Aviv

Pemerintahan baruParaguay sudah menginformasikan akan mengalihkan kedutaan besarnya di
Israel kembali keTelAviv – cuma tiga bulan sesudah dipindahkan ke Yerusalem.
Langkah ini ditempuh Uruguay dibawah pimpinan Presiden Mario Abdo Bentez, yang dilantik
bulan lalu .

Menurut dia, langkah ini ditempuh untuk menolong menciptakan “perdamaian yang adil serta
bisa dipertahankan” di Timur Tengah.

Menjadi tanggapannya, Israel menyatakan akan tutup kedutaan besarnya di Paraguay. Dikatakan
oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu jika langkah Paraguay mencemari jalinan
kedua negara.

Akan tetapi, lainnya lagi dengan reaksi Otorita Palestina. Palestina menyatakan akan
“selekasnya” buka kedutaan di negara Amerika Selatan itu.

Pendahulu Presiden Mario Abdo Bentez, Horacio Cartes, akan memutus untuk mengalihkan
Kedutaan Besar Paraguy di Israel pada Mei lalu , tidak lama sesudah Presiden Amerika
Serikat Donald Trump meniti langkah yang sama.

Horacio Cartes serta Benjamin Netanyahu.Bekas Presiden Horacio Cartes dengan PM Israel
Benjamin Netanyahu. Cartes memutuskan perpindahan Kedubes Uruguay ke Yerusalem. (EPA)

Saat itu, status Abdo Bentez ialah presiden dipilih, serta telah menyatakan jika ia tidak
setuju dengan ketetapan itu.

AS membuka kedutaan baru di Yerusalem pada Mei, Palestina kira AS lakukan ‘provokasi
terang-terangan’
Ikuti jejak AS, Guatemala akan pindahkan kedutaan ke Yerusalem
Kenapa Guatemala akan mengalihkan kedubesnya ke Yerusalem?
Trump telah mengutarakan gagasan perpindahan Kedutaan Besar AS pada Desember 2017, dengan
menyatakan ia mengaku Yerusalem menjadi ibu kota Israel.

Dikatakan jika ia sudah “menimbang tindakan ini menjadi ketetapan terunggul buat Amerika
Serikat, serta buat usaha wujudkan perdamaian antara Israel serta Palestina”.

Ketetapan AS itu lalu juga ditiru oleh Guatemala. Republik Ceko buka kembali konsulatnya di
Yerusalem.

Kenapa status Yerusalem demikian peka?
Status Yerusalem merupakan inti persoalan yang melatari perjalanan perseteruan panjang
antara Israel serta Palestina.

Israel mencaplok Yerusalem Timur walau sebenarnya buat Palestina tempat itu dijagokan jadi
ibu kota negara Palestina di hari esok.

Ketetapan Trump untuk mengaku Yerusalem menjadi ibu kota Israel serta mengalihkan
kedutaannya dikritik oleh Palestina. Menurut Palestina, langkah itu tunjukkan jika AS tidak
dapat jadi juru penengah yang netral.

Dengan nada memberikan keyakinan dalam Sidang Umum PBB, beberapa negara anggota juga
menyepakati resolusi yang mengambil keputusan deklarasi AS “tidak berkekuatan hukum hingga
dipandang tidak ada” serta menuntut dibatalkan.

Israel memandang Yerusalem menjadi ibu kota negara itu yang “kekal serta tidak terdiri”,
sesaat Palestina mengklaim Yerusalem Timur – yang diduduki Israel dalam perang Timur Tengah
1967 – menjadi ibu kota negara Palestina di hari esok.

Yerusalem juga merupakan website suci buat tiga agama monoteistik, yakni Yahudi, Kristen
serta Islam.

Klaim kedaulatan Israel atas Yerusalem belum pernah disadari dengan internasional, serta
sesuai dengan persetujuan perdamaian Israel-Palestina tahun 1993, status paling akhir
Yerusalem akan dibicarakan dalam perundingan damai step akhir.

Semenjak 1967, Israel sudah bangun beberapa puluh permukiman sebagai rumah buat seputar
200.000 orang Yahudi, di Yerusalem Timur.

Berdasar pada hukum internasional, pembangunan permukiman itu tidak resmi, meskipun Israel
menghalaunya.

Comments
To Top