Indonesia Hebat

Kepala Dinas Kesehatan Banten Ditahan

Kepala Dinas Kesehatan Banten Ditahan

7uplagi.com – Kepala Dinas Kesehatan Banten Ditahan

Kepala Dinas Kesehatan Banten Ditahan

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Banten, Sigit Wardoyo bersama dengan dua orang
entrepreneur berinisial E serta A, ditahan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten, karena
disangka lakukan tindak pidana korupsi pengadaan genset di RSUD Banten.

“Kita putuskan meredam ketiganya saat 20 hari ke depan,” kata Kasie Penkim Kejati Banten,
Holil Hadi, Jumat, 17 Agustus 2018.

Sigit bersama dengan entrepreneur berinisial E ditahan di Rutan Klas II B Serang. Sedang A
ditahan di Lapas Pandeglang. Sedang Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH), akan menghormati
proses hukum yang tengah ditempuh oleh bawahannya itu.

“Untuk pemecatan kelak saat telah inkrah. Saat ini Plt (Pelaksana Pekerjaan) dahulu,” kata
Wahidin, waktu didapati selesai upacara pengibaran bendera HUT ke-73 RI di lapangan masjid
raya Al-Bantani, Lokasi Pusat Pemerintahan Propinsi Banten (KP3B), Kecamatan Curug, Kota
Serang.

Awal mulanya sudah sempat diberitakan ke-3 orang itu jadikan terduga terlebih dulu pada 6
Agustus 2018. Ketiganya di sangka lakukan tindak pidana korupsi pengadaan genset RSUD
Banten sejumlah Rp2,2 miliar yang merugikan keuangan negara sebesar Rp500 juta.

Masalah ini merupakan tindak lanjut dari temuan Laporan Hasil Pemeriksa Keuangan (LHPK)
Tubuh Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Banten serta Inspektorat Propinsi Banten.
Berdasar pada LHP BPK ada kerugian negara sebesar Rp 500 juta. Sedang dari LHP Inspektorat
Banten lebih dari Rp500 juta.

Satu Lagi Koruptor E-KTP Dijebloskan ke Lapas Sukamiskin Bandung
Sesudah Korupsi, Najib Razak Sekarang Dijaring Kejahatan Pencucian Uang
KPK Memperpanjang Penahanan Bupati Tulungagung
Awal mulanya, RSUD Banten pun terlibat masalah korupsi pengadaan Alat Kesehatan (Alkes),
yang menyertakan Ratu Atut Chosiyah, Gubernur Banten waktu itu, serta adiknya, Tubagus (Tb)
Chaerul Wardhana (TCW) di tahun 2012-2013.

Ratu Atut, merugikan keuangan negara sebesar Rp79,79 miliar yang tertuang dalam surat
tuduhan Nomer: Dak-14/24/02/2017.

Dalam masalah korupsi itu, Ratu Atut didakwa bersama dengan adiknya, TCW alias Wawan, dalam
lakukan korupsi pengadaan alat kesehatan di Rumah Sakit Referensi Dinas Kesehatan Banten
serta pengaturan biaya tahun 2012.

Majelis hakim pun memvonis Ratu Atut dengan hukuman lima tahun enam bulan kurungan penjara
serta denda Rp 250 juta, subsider tiga bulan kurungan.

Comments
To Top