Nasional

Promosi Wisata, Pemerintah Beri Diskon Tiket Pesawat Rp 700.000 ke Influencer yang Datang ke Indonesia

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto memastikan influencer asing atau wisatawan mancanegara (wisman) mendapat insentif dari pemerintah berupa potongan tiket sebesar US$ 50 atau setara Rp 700.000 (kurs Rp 14.000).

“Setiap turis yang datang ke Indonesia,” kata Airlangga di kantornya, Jakarta, Kamis (27/2/2020).

Pemerintah sendiri menyediakan dana Rp 10,3 triliun untuk sederet insentif di tengah-tengah merebaknya virus corona. Khusus di sektor pariwisata, pemerintah menganggarkan Rp 298,5 miliar. Secara rinci, dana tersebut merupakan insentif untuk maskapai dan travel agent sebesar Rp 98,5 miliar, anggaran promosi wisata Rp 103 miliar, kegiatan pariwisata Rp 25 miliar, dan influencer Rp 72 miliar.

“Bentuknya diserahkan pada masing-masing, ada airlines ada travel agent,” jelasnya.

Mantan Menteri Perindustrian ini berlaku di 10 destinasi pariwisata yang sudah ditetapkan pemerintah. Sebanyak 10 destinasi itu adalah Danau Toba, Yogyakarta, Malang, Manado, Bali, Mandalika, Labuan Bajo, Bangka Belitung, Batam, dan Bintan.

Airlangga bilang pemberian insentif juga diberikan kepada para wisatawan lokal untuk sektor pariwisata. Penerapan insentif ini berlaku selama tiga bulan sejak Maret 2020.

“Jadi kalau WNI dapat kuota diskon 30% untuk 25% dari seat di pesawat. Kalau asing beragam, ada US$ 30, ada US$50 di setiap destinasi,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata Wishnutama mengatakan bahwa anggaran sebesar Rp 72 miliar dalam rangka promo wisata bukan hanya untuk membayar influencer. Promosi ini merupakan bagian mengantisipasi dampak virus corona pada perekonomian Indonesia.

“Sebetulnya budget Rp 72 miliar ini adalah untuk berbagai kegiatan promosi wisata mancanegara. Rp 72 miliar bukan untuk influencer saja,” kata Wishnutama.

Wishnutama menjelaskan, penggunaan influencer hanya salah satu bagian strategi dari promosi wisata. Adapun influencer yang dilibatkan adalah dari negara target pasar. “Influencer yang akan dilibatkan tentunya dari negara target pasar yang tentunya dipilih karena mempunyai pengaruh besar di target pasar negara tersebut,” ujarnya.

Untuk nama-nama pemengaruh yang akan diajak untuk promosi wisata, Wishnutama belum menyampaikan secara detail. “Akan saya update. Lagi rapat soalnya.”

Pemerintah sebelumnya berencana mengucurkan dana untuk media dan influencer (pemengaruh) sebesar Rp 72 miliar dalam rangka promosi wisata. Anggaran Rp 72 miliar itu adalah bagian dari insentif untuk wisatawan mancanegara sebesar Rp 298,5 miliar, sesuai dengan sidang kabinet yang dipimpin Presiden Joko Widodo, kemarin.

Selain untuk pemengaruh anggaran tersebut juga dipergunakan untuk subsidi diskon tiket pesawat Rp 98,5 miliar, anggaran promosi Rp 103 miliar, serta kegiatan kepariwisataan sebesar Rp 25 miliar.

To Top