News

Seorang Warga Sungai Kunjang Terpental Dari Motor Saat Dikejar Begal

Seorang Warga Sungai Kunjang Terpental Dari Motor Saat Dikejar Begal

7uplagi.com -Seorang Warga Sungai Kunjang Terpental Dari Motor Saat Dikejar Begal

Seorang Warga Sungai Kunjang Terpental Dari Motor Saat Dikejar Begal

Halifah (45), warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kalimantan Timur, alami patah tulang sesudah terpelanting dari boncengan suaminya karena cemas dikejar begal. Momen itu dalam penyelidikan kepolisian.

Tindakan kejahatan jalanan itu, berlangsung Sabtu (8/9) malam tempo hari, sekira pukul 21.00 WITA, di Jalan Abdul Wahab Syachranie. Halifah, dan suaminya, Syarifudin, akan pulang ke rumah.

Waktu melintas genangan air di Jalan Abdul Wahab Syachranie, tas Halifah tidak diduga akan dirampas pemuda tidak diketahui, menggunakan motor. Halifah dan pria tersangka begal itu, sudah sempat tarik menarik tas.

Cemas, Syarifudin selalu meningkatkan motor, sekalian membonceng istrinya. Bukannya kabur, pemuda begal itu justru berupaya menguber, kembali ingin merebut tas Halifah. Apes, di perjalanan, Syarifudin menabrak pemotor lainnya di depannya.

“Karena saya cemas, di belakang dikejar (begal), saya menabrak motor di muka, kebetulan belok tidak gunakan lampu sein. Saya jatuh dari motor, istri saya terpelanting,” kata Syarifudin, di konfirmasi merdeka.com, Minggu (9/9).

Halifah, terluka kronis, dan memperoleh perawatan intens medis, sesudah dibantu warga sekitar peristiwa dengan membawanya ke RSUD Abdul Wahab Syachranie. “Istri saya patah tulang belakang sisi pundak, karena terpelanting dari motor, karena ada yang ngejar (begal) di belakang. Saat ini istri saya (Halifah) lagi gunakan alat membantu pernapasan,” tutur Syarifudin.

“Pelakunya kabur. Saya hanya sudah sempat lihat ciri motornya, dan pelakunya anak muda, badannya kurus. Kurang jelas tampak karena posisinya tadi malam itu, cocok jalan agak gelap,” imbuhnya.

Kepolisian sudah sempat memohon info Syarifudin, sore ini barusan. “Baru saja ini kita mohon info berkaitan itu. Yang pasti, infonya kita telah terima. Saat ini sedang kita selidiki,” kata Kapolsek Samarinda Ulu, Kompol Raden Sigit Satrio Hutomo, di konfirmasi merdeka.com terpisah.

Comments
To Top