Indonesia Hebat

Sopir mobil Berstiker TNI Ditahan Setelah Ngamuk di Tol

Sopir mobil Berstiker TNI Ditahan Setelah Ngamuk di Tol

7uplagi.com – Sopir mobil Berstiker TNI Ditahan Setelah Ngamuk di Tol

Sopir mobil Berstiker TNI Ditahan Setelah Ngamuk di Tol

Seseorang sopir mobil berstiker ‘TNI’ ditahan selesai mengamuk di Tol Jagorawi serta
videonya viral di sosial media. Kemarahan dipicu karena aktor tidak terima mobil di
depannya berhenti mendadak.

Karena tidak terima, dia memukul bocah SMP yang menumpang mobil sedan itu serta pada
akhirnya dilaporkan ke pihak kepolisian. Pihak TNI sendiri sudah menyatakan pelaku
pemukulan itu bukan merupakan sisi dari instansinya.

Tidak hanya masalah itu, ada banyak masalah yang lain yang terkait dengan kemarahan
masyarakat waktu di jalan yang menyebabkan fatal. Diantaranya pemukulan pelaku TNI pada
personil Polantas itu berlangsung Pekanbaru, Riau, Rabu (9 Agustus 2017). Pelaku berinisial
WS itu mengamuk di dalam jalan sampai pada akhirnya memukul helm anggota polantas dengan
keras. Tidak hanya itu, WS pun menendang motor yang dinaiki oleh anggota polantas itu. Edi
menyebutkan, anggota kepolisian di lokasi Pekanbaru sudah tahu ‘keanehan’ WS itu.

Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Edi Hartono mengatakan WS alami masalah jiwa. WS juga
sering lakukan tindakan kurang etis waktu ada di kantor.

“Ke kantor itu apel yang lainnya gunakan kostum, dia tahu-tahu nyelonong baju preman
sendiri. Di pojokan. Butuh penyembuhan spesial lah. Teman-temannya juga, mungkin saja kawan
polisi juga paham dia depresi begitu. Menjadi mungkin saja maklum. Rekan-rekan polisi
disana sich memang maklum dengan keadaan orang ini. Sudah mengetahui,” jelas dia.

Lalu pada Oktober 2107, berlangsung juga masalah yang viral dari suatu video yang tersebar
melalu i aplikasi pesan instant serta website YouTube. Dalam video berdurasi 1 menit 3
detik itu, seseorang pengemudi mobil serta anggota TNI ikut serta baku hantam di dalam
jalan.
Mobil merah bernomor polisi B-1599-PVH yang dikendarai pria berkaus hitam berhenti di lajur
kanan jalan, sesaat anggota TNI AL masih tetap duduk di sepeda motornya di samping kiri
mobil.

Kedua-duanya ikut serta beradu mulut yang berjalan panas. Di dalam beradu mulut, si pria
menggerakkan prajurit TNI AL. Prajurit membalas dorongan itu dengan mendaratkan bogem
mentah di pipi kiri si pria. Baku hantam pun berlangsung. Masyarakat yang melihat coba
melerai, akan tetapi mereka masih jual-beli pukulan. Masalah itu sudah sempat diakukan oleh
Polres Jakarta Timur.

Peristiwa setelah itu sebagai sorotan ialah pesepeda motor yang dikeroyok karena membentak
ibu-ibu yang ditabraknya di Jalan Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (12/1/2018).

“Menjadi, waktu pulang kantor, di seputar Salemba Tengah arah ke Percetakan Negara, telah
ada kerumunan orang karena motor jatuh. Nyatanya ada kecelakaan dekat BSI,” kata pembaca
detikcom, Rizki Tri Putra, waktu dihubungi detikcom.

Rizki menceritakan insiden itu berlangsung seputar jam 20.00 WIB. Ia menuturkan, sesudah
jatuh dari motor, pengendara motor itu marah-marah pada ibu-ibu yang ditabraknya.

“Habis jatuh, pemotornya bangun serta marah-marah, katakan, ‘Ibu matanya ke manakah, saya
cepat-cepat.’ Kan aneh, jatuh tabrakan justru bentak begitu. Masyarakat seputar serta
mahasiswa yang berada di situ langsung hadir nyamperin,” papar Rizki.

Comments
To Top