Nasional

Survei Jelang Munaslub Golkar, Popularitas Priyo Bayangi Setnov

[ad_1]

7uplagi.com, Jakarta – Adu popularitas calon ketua umum Golkar lewat jalur survei mulai marak menjelang Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) April mendatang.

Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (Kedaikopi) merilis hasil surveinya soal siap figur yang paling populer di bursa caketum partai beringin ini.

Hasilnya, Mantan Ketua DPR Setya Novanto yang memiliki tingkat popularitas paling tinggi dibanding calon kandidat lainnya. Setnov sapaan akrba Bendahara Umum (Bendum) Golkar hasil Munas Riau ini meraih popularitas sebesar 35,80 persen.

“Ini tingkat popularitasnya. Kalau tokoh Golkar yang populer Tantowi misalnya, bisa kita masukin, tapi tidak kita masukin. Karena Tantowi bukan calon,” kata Juru Bicara Kedaikopi, Hendri Satrio di Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (3/3/2016).

Diurutan kedua, ada mantan wakil ketua DPR, Priyo Budi Santoso yang meraih poin tertinggi kedua sebesar 26,80 persen, kemudian Ketua DPR Ade Komarudin (25,00 persen), Syahrul Yasin Limpo (20,00 persen), Idrus Marham (19,04 persen).

Kemudian menyusul Politikus Golkar lainnya, Azis Syamsuddin (17,60 persen), Airlangga Hartanto (12,60 persen), Indra Bambang Utoyo (11,20 persen), Zaki Iskandar (9,40 persen) dan Mahyudin (8,40 persen).

Meski demikian popularitas ini tidak langsung berhubungan dengan elektabilitas, karena tingkat keterkenalan tidak selalu sejalan dengan tingkat keterpilihan.

“Untuk elektabilitas, akan dilakukan survei lanjutan. Tapi karena para kandidat caketum baru mulai melakukan sosialisasi dan konsolidasi kita belum laukan,” kata Hendri yang juga pakar politik dari Universitas Paramadina ini.

Hendri menjelaskan, surveinya dilakukan terhadap 500 responden yang tersebar secara proporsional dengan metode wawancara melalui telepon dari tanggal 29 Februari sampai 1 Maret 2016.

Survei tersebut memiliki tingkat kepercayaan sekitar 95 persen dan margin of error sekitar 4,38 persen. Responden adalah pemilih yang berusia 17 tahun ke atas/sudah menikah ketika survei dilakukan.

[ad_2]

Comments
To Top