Nasional

Tiket Kereta Api KAI Kelas Ekonomi Turun Harga per 1 April

7uplagi.com – PT Kereta Api Indonesia akan penyesuaian tarif khusus pelayanan angkutan massal kereta api (KA) kelas ekonomi untuk melaksanakan kewajiban pelayanan publik (PSO) per 1 April 2016.

Kepala Humas Daop VI Yogyakarta PT KAI Eko Budiyanto mengatakan, penyesuaian tarif khusus pelayanan KA kelas ekonomi tersebut rata-rata mengalami penurunan sekitar Rp4.000 per tiket dibanding harga sebelumnya.

Menurut Eko Budiyanto, hal tersebut berdasarkan peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia nomor 13/2016, tentang perubahan atas Peraturan Menhub, Nomor 198/2015, tentang tarif angkutan orang dengan Ka pelayanan kelas ekonomi untuk PSO.

Selain itu, kata dia, juga berdasarkan keputusan Direksi nomor kep.u/ll.003/xi/1/ka-2015, tertanggal 11 November 2015, tentang syarat dan tarif angkutan penumpang bab x pasal 52, tentang kewenangan penetapan tarif.

“Ka kelas ekonomi baik pemberangkatan maupun yang melewati wilayah Daop VI Yogyakarta mulai 1 April 2016 mengalami penyesuaian tarif,” ucap Eko Budiyanto, di Solo.

Menurut dia, keberangkatan jenis kereta penyesuaian tarif tersebut ada delapan yakni Logawa jurusan Purwokerto-Surabaya Gubeng-Jember tarif baru Rp76 ribu per orang, Brantas (Kediri-Pasarsenen) Rp86 ribu per orang, Kahuripan (Kediri-Kiara Condong Bandung) Rp86 ribu per orang, Bengawan (Purwosari Solo-Pasarsenen) Rp76 ribu per orang.

Ka Pasundan jurusan Surabayagubeng- Kiara Condong Bandung, tarif baru yakni Rp96 ribu per orang, Sri Tanjung (Lempuyangan Yogyakarta-Banyuwangi) Rp96 ribu per orang, Gaya Baru Malam Selatan (Surabayagubeng-Pasarsenen) Rp106 ribu per orang, dan Matarmaja (Malang-Pasarsenen) harga tiket baru Rp111 ribu per orang.

Eko Budiyanto mengatakan bagi penumpang yang telah membeli tiket Ka kelas ekonomi tersebut dengan tarif yang masih mengacu harga sebelumnya, maka PT KAI akan mengembalikan selisih tarif kepada penumpang yang bersangkutan.

“Bagi calon penumpang memesan tiket dengan tarif lebih mahal dari harga setelah adanya perubahan tarif, uang selisih akan dikembalikan kepada penumpang di stasiun pemberhentian dengan cara menunjukkan tiketnya,” tuturnya.

Namun, jika harga tiket saat pemesanan lebih murah dari harga tiket pascaperubahan tarif ini, calon penumpang tidak dikenakan biaya tambahan.

Comments
To Top